Kapan Menyerahkan Persoalan Desain Kepada Pro? ( Untuk Usaha Pribadi )

BMW X1 Concept Design Sketch 01 lg2 e1272483484964 Kapan Menyerahkan Persoalan Desain Kepada Pro? ( Untuk Usaha Pribadi )

Teman-teman punya usaha pribadi? Pasti sebagian punya. Saya pun punya usaha pribadi. Pertanyaannya, kapan urusan desain kita serahkan kepada seorang desainer profesional?

Jika kita membuka usaha, pasti kita akan bersentuhan langsung dengan urusan desain-mendesain. Seperti pembuatan logo, kartu nama, spanduk, banner dan lain-lain. Terutama logo, sangat penting. Karena logo adalah identititas dari sebuah perusahaan. Ada yang berpendapat, jika kita serius, urusan desain dari awal seharusnya memang diserahkan kepada yang pro, tapi ada juga lho yang berpendapat bahwa urusan desain cukup dikerjakan pegawai, dan atau rekan yang sekedar bisa photoshop.

So, kapan urusan desain kita serahkan kepada seorang profesional?
Saya berpendapat bahwa jika kita mulai merintis usaha, urusan desain memang seharusnya diserahkan kepada seorang profesional sejak awal. Tetapi ingat, bahwa menggunakan jasa seorang desainer juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jadi, sesuaikan budget kita. Namun, jika kita belum punya budget yang cukup, bersabarlah sampai kita punya cukup budget untuk menggunakan jasa seorang desainer.

Lalu, kenapa urusan desain ini menjadi begitu penting?
Desain adalah sesuatu yang berkaitan dengan citarasa manusia. Desain yang bagus sudah pasti akan menarik banyak orang. Sebagai contoh, sebuah restoran yang mempunya desain eksterior yang baik, pasti akan menarik banyak orang untuk masuk ke dalam. Toko yang mempunya spanduk yang eye catching, pasti akan menarik banyak orang untuk berkunjung, desain kemasan susu yang bagus lebih membuat orang lain tertarik untuk membelinya ( padahal isinya sama-sama susu ). Sebagai promosi, desain yang baik sangat efektif untuk meningkatkan kualitas marketing. Sebagai identitas, desain juga punya arti penting dalam membangun hubungan dengan customer.

BMW Designer Sketching lg2 e1272484576288 Kapan Menyerahkan Persoalan Desain Kepada Pro? ( Untuk Usaha Pribadi )

Bagaimana cara kita memilih jasa seorang desainer?
Kita harus tau bahwa semakin tinggi reputasi seorang desainer, apakah dia seorang desainer grafis, desainer website, desainer pakaian dan lain-lain, semakin tinggi pula fee yang harus dibayarkan. Empat tahun yang lalu saya membeli sebuah desain untuk t-shirt dari seorang mahasiswa jurusan desain grafis yang baru lulus seharga 150 ribu rupiah, seiring dengan meningkatnya reputasi dia sebagai seorang desainer grafis, sudah tidak mungkin memperolah desain tersebut dengan harga yang sama. Jadi, seperti yang saya katakan di awal tulisan ini, sesuaikan dengan budget. Lalu selektif dalam memilih desainer, perhatikan portfolio-nya, perhatikan reputasinya. Lihat juga gaya desainnya, seirama atau tidak dengan tema usaha kita. Sebagai konsumen jasa desainer, kita pun juga harus punya sense of art yang bagus. Sehingga hasilnya pun akan maksimal.

Apakah usaha pribadi teman-teman sudah menggunakan jasa profesional?
Jika belum, sesuaikan budget, dan mulai menghubungi sang profesional!

Note:
Jika teman-teman punya opini lain atau punya pengalaman menggunakan jasa seorang desainer, silahkan di share yah :)

Artikel Terkait

  • Inspirasi: Desain Karakter #1
  • Situs-Situs yang Bagus Untuk Belajar Tehnik Photoshop
  • Hosting Tangguh yang Memang Tangguh
  • Friday with Mordy: Belajar Tehnik Illustrator Langsung Dari Sang Guru
  • DesainQu: Rebuild
  • Adhiepradana

    Pendiri DesainQu.com, mengisi waktu senggangnya dengan beberapa kegiatan online-nya, seperti blogging dan online selling. Desain adalah salah satu minatnya. Follow @adhiepradana di Twiter, Facebook dan lihat catatan kecilnya di Tumblr.

    Posted in : Artikel, TulisanQu
    Tags: , , , ,

    2 komentar untuk “Kapan Menyerahkan Persoalan Desain Kepada Pro? ( Untuk Usaha Pribadi )”

    Tambahkan Komentar (+)

    1. Iya nih… Perlu budget lumayan untuk pakek jasa desainer… Apalagi desainer theme… :D

    Komentar

    Comments links could be nofollow free.